Cari Blog Ini

Minggu, 17 Oktober 2010

SILATURAHIM part one

Beberapa hari lalu aku takziyah ke rumah tetangga. Seorang bapak usia 60-an mninggal krn penyakit jantung. Ba'da Maghrib aku langsung ikt orang tuaku ke sana. Kebetulan waktu kecil dlu aku byk diasuh oleh anak2 beliau. Tnyata keadaan rumah beliau dg 15tahun lalu msih sama. Dinding anyaman bambu (jawa: gedheg) bhkn tidak ada perluasan rumah. Menurutku,msih mnyedihkan sprti dlu. Menyesal aku tidak prnh lgi mengunjungi mrka 15 tahunan ini pdhl jarak rumah kami hny berjarak 1,5km. Akhirnya hrus silaturahim dlm keadaan sprti saat itu.

Malam itu rumah mrka sdh tdk seramai sblum magrib krn jenazah baru sj dkuburkan. Tinggal keluarga & bbrapa ttgga yg masih sibuk berbenah. Saat aku bertemu dg simbok-begitu aku memanggil istrinya-beliau tanya ini siapa. Aku sebutkan namaku. Dan pecahlah tangis simbok, haru. Bahkan tetangga2 jg 'pangling' dengan diriku yang sudah 'sedewasa' ini skrg. Ada yang bertanya, apa aku kerja di 'kota' hingga jarang pulang. aku tdk menjawab krn Ny.Takur menjawabnya untukku.
Kataku dalam hati, "Aku disini saja Mbok, hny jarang silaturahim. Maafkan.."

Aku juga baru tahu saat aku ikut membantu menghitung uang takziyah. Hampir tdk sisa utk menutupi sgla keperluan penguburan & mengurus surat kematian. Padahal mrk keluarga tidak mampu. Aku terkejut saat menemukan uang Rp.50,- di sbuah amplop tanpa nama. Kata teman2ku saat aku mnceritakannya esok hari, itu lumrah di desa. Beda dg pesta walimahan yang salah seorang temanku harus merogoh kocek smpai Rp.300.000,- ke sebuah walimahan. Masya Allah... Memang, walimahan mmakan byk biaya ini itu. Itulah kenapa orang memberi salam tempelnya jg banyak. Tapi menurutku hrus mperhatikan kondisi keluarga yang ditinggalkan juga.
Wallahua'lam

Bagaimana nasib keluarga simbok? Yang anak2nya walaupun sudah berkeluarga juga masih kesulitan keuangan? Sementara simbok, kini janda yang tidak bekerja. Aku tidak bisa menjelaskan lebih lanjut, ini memang sudah budayanya atau memang perlu dirubah atau memang sudah seharusnya kita memberi sekadarnya banyak

Kamis, 14 Oktober 2010

don't be fooled by the casing!!


Ini adalah cerita teman kantor ku pada Ramadlan tahun ini. Ahad siang dia mengisi kajian keputrian di sebuah SMA Negeri di kota kami. Aku lupa tema yang diusung, tapi hampir di akhir kajian, teman ku menmutarkan sebuah slide gambar2 sekelompok pemuda yang mengalami kecelakaan tragis di Jawa Timur. Yang menurut berita, mereka dalam keadaan mabuk karena ditemukan banyak botol ,iras dalam mobil. Masya Allah.. tak ada satupun dari mereka yang selamat dan tentu saja kondisinya sangat mengerikan. Selesai slide diputar apa yang terjadi?

Seorang siswa putri dengan penampilan modis (kata temanku, kelihatan sekali dia rajin ke salon), lengan baju disingsingkan dan terlihat sangar dari tatapan matanya. Tiba2 siswa putri itu berdiri dan tangan kanannya menunjuk ke arah temanku. Dia berkata dengan lantang, "jadi mbak mengira kami disini seperti org2 dlm gambar itu? berbuat maksiat dan akhirnya mati tragis tiba2?"
Sontak ruangan hening. Temanku dengan santai dan anggunnya maju mendekati siswa putri itu. "siapa yang bilang begitu?"
"mbak mungkin tidak bilang tapi isyaratnya begitu!"
dengan santainya temanku tersenyum. dan akhirnya mereka mulai berdebat panjang. hanya mereka berdua padahal di ruangan itu ada lebih dari 60 siswa dan bbrpa guru pendampiong. raut muka ketakutan terlihat dari wajah2 mereka.

"asal mbak tau, tetangga saya bercadar rapat eh ternyata hanya untuk menutupi kehamilan di luar nikah"
"astaqfirullahal'adzim... itu bisa saja terjadi dan memang ada", komentar temanku.
"saya tidak pernah bilang, kami yang berjilbab lebar dan sering ke pengajian adalah org2 yng memiliki akhlaq terbaik" lanjut temenku tapi belum selesai bicara si siswa kritis itu memotong, entah dengan kalimat kasar dan memojokkan apalagi.
"manusia masuk surga bukan ditentukan oleh casing nya. tapi tingkat keimanan dan ketaqwaan. Saya sama sekali tidak bilang bahwa saya menjamin saya lebih baik dari kamu dan pantas masuk surga"
semua hening.

Menurut cerita temanku, siswa putri itu terus saja mencerca dan memojokkan dengan kasar.
Terakhir, "saya minta maaf apabila ada kata2 saya atau perilaku saya saat kajian ini menyinggung teman2 sekalian. wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh...."
"wa'alaikum salam warahmatulahi wabarakatuh" koor serempak dari seluruh pwenghuni ruangan.
dan tau apa yang terjadi? si siswa putri tersebut berdiri dan "mbaakk.. i lof u emmuaaachh"
temenku shock beristiqfar dan mengucao alhamdulillah.

well.., don't be fooled by the casing! Pemuda miskin dan berwajah kurang menarik mungkin lebih santun dan punya etika dibanding pemuda perlente dengan tentengan laptop dan i phone atau sebaliknya. Aku juga tidak bilang bahwa muslimaha berjilbab itu selalu berakhlak terpuji daripada wanita seksi, juga sebaliknya. Ini adalah pendapat pribadiku sendiri, muslimah berhijab setidaknya berusaha menjaga kehormatannya. Bukan berarti muslimah yang belum berhijab tidak berusaha menjaga kehormatannya. Aku belajar untuk tidak men-judge orang berdasar penampilan luarnya. Kadang kita sampai sinis dengan orang yang penampilannya jauh dari sempurna

Bahkan Rasulullah SAW ditegur Allah SW ketika beliau memalingkan wajahnya dari seorang sahabat yang buta. 

Dalam suatu riwayat dikemukakan bahwa firman Allah S.80:1 turun berkenaan dengan Ibnu Ummi Maktum yang buta yang datang kepada Rasulullah saw. sambil berkata: "Berilah petunjuk kepadaku ya Rasulullah." Pada waktu itu Rasulullah saw. sedang menghadapi para pembesar kaum musyrikin Quraisy, sehingga Rasulullah berpaling daripadanya dan tetap mengahadapi pembesar-pembesar Quraisy. Ummi Maktum berkata: "Apakah yang saya katakan ini mengganggu tuan?" Rasulullah menjawab: "Tidak." Ayat ini (S.80:1-10) turun sebagai teguran atas perbuatan Rasulullah saw.
(Diriwayatkan oleh at-Tirmidzi dan al-Hakim yang bersumber dari 'Aisyah. Diriwayatkan pula oleh Ibnu Ya'la yang bersumber dari Anas.)
   

wallahua'lam...

Minggu, 10 Oktober 2010

Waiting 4 the Party

My Darl takes victory in Sepang, and so my 'lil Sephia crowned 2010 MotoGP World Champion.
what a race..!! subhanallah.. awesome..!!!

ada yg q nanti2, actually, since this morning i tunggu itu posting-an budak supersonic in her 'awesome' blog. but penantian percuma. Dia pernah menulis akan berhenti mnulis d blognya di krn-kan "korporat merah tlh membuat suaminya pergi meninggalkan si biru". itu mengecewakan supersonic.

oya.. Indonesia ckup berbangga coz kata "terimakasih" tertulis sbgai ungkapan 'lil sephia di kostumnya. Kalo aku tidak salah dengar dr om Matteo ada kata "terima kasih" dalam 6 bahasa. Salah satunya berbahasa Indonesia.

Sepang telah beri blue korporat victory.
well.. get the party startd, BLUE korporat!! don't forget tuk ajak aku gabung at the party,yah...

Senin, 04 Oktober 2010

my darl makes me proud!

Minggu 3 Oktober 2010, Motegi Jepang...
sekali lagi My Darl menunjukkan kehebatannya saat beradu dg si cakep Lorengzo. Walaupun Manajer Team Lorengzo melontarkan kritikannya bahwa tindakan Rossi berlebihan dan hampir membuat mereka berdua mencium aspal tp orang2, bahkan aq-his sweet darling- menanggap tindakan Rossi profesional. Itu membuktikan bahwa tdk ada 'team order' seperti yang q kutip dr vivanews.
well,, aq memang tdk scra keseluruhan menonton aksinya siang itu tp pas di lap ke 6 smpai finish, aq di sana (depan tv ehehhh). you did good, darl..

Runtuhnya Nasionalisme 'kami'

'kami' tidak lagi mengadakan upacara bendera setiap hari senin. kami tidak lagi menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Bahkan siswa2 kami tdk lagi membawa topi utk upacara bendera. kenapa???
karena NASIONALISME KAMI SUDAH RUNTUH-kah???
jawabannya? maybe yes, maybe no.
gimana mau upacara bendera dan menyanyikan lagu kebangsaan tercinta kalau TIANG BENDERA KAMI patahhh!!
tiang bendera terbuat dari besi itu patah dbagian bawah, tepatnya dbagian mur bautnya. Mungkin karena aus, berkarat atau apalah, yg jelas patah tdk bisa dperbaiki dalam waktu singkat. jadilah orang2 mengira ''sekolah kami anti nasionalisme" "sekolah kami agamis yg ekstrimis!!"
huahahahaaa... who cares????
by the way, kami nyante mande aja coz ga perlu berpanas-panas setiap hari senin. (hmm.. runtuh bener neh)