Cari Blog Ini

Kamis, 14 Oktober 2010

don't be fooled by the casing!!


Ini adalah cerita teman kantor ku pada Ramadlan tahun ini. Ahad siang dia mengisi kajian keputrian di sebuah SMA Negeri di kota kami. Aku lupa tema yang diusung, tapi hampir di akhir kajian, teman ku menmutarkan sebuah slide gambar2 sekelompok pemuda yang mengalami kecelakaan tragis di Jawa Timur. Yang menurut berita, mereka dalam keadaan mabuk karena ditemukan banyak botol ,iras dalam mobil. Masya Allah.. tak ada satupun dari mereka yang selamat dan tentu saja kondisinya sangat mengerikan. Selesai slide diputar apa yang terjadi?

Seorang siswa putri dengan penampilan modis (kata temanku, kelihatan sekali dia rajin ke salon), lengan baju disingsingkan dan terlihat sangar dari tatapan matanya. Tiba2 siswa putri itu berdiri dan tangan kanannya menunjuk ke arah temanku. Dia berkata dengan lantang, "jadi mbak mengira kami disini seperti org2 dlm gambar itu? berbuat maksiat dan akhirnya mati tragis tiba2?"
Sontak ruangan hening. Temanku dengan santai dan anggunnya maju mendekati siswa putri itu. "siapa yang bilang begitu?"
"mbak mungkin tidak bilang tapi isyaratnya begitu!"
dengan santainya temanku tersenyum. dan akhirnya mereka mulai berdebat panjang. hanya mereka berdua padahal di ruangan itu ada lebih dari 60 siswa dan bbrpa guru pendampiong. raut muka ketakutan terlihat dari wajah2 mereka.

"asal mbak tau, tetangga saya bercadar rapat eh ternyata hanya untuk menutupi kehamilan di luar nikah"
"astaqfirullahal'adzim... itu bisa saja terjadi dan memang ada", komentar temanku.
"saya tidak pernah bilang, kami yang berjilbab lebar dan sering ke pengajian adalah org2 yng memiliki akhlaq terbaik" lanjut temenku tapi belum selesai bicara si siswa kritis itu memotong, entah dengan kalimat kasar dan memojokkan apalagi.
"manusia masuk surga bukan ditentukan oleh casing nya. tapi tingkat keimanan dan ketaqwaan. Saya sama sekali tidak bilang bahwa saya menjamin saya lebih baik dari kamu dan pantas masuk surga"
semua hening.

Menurut cerita temanku, siswa putri itu terus saja mencerca dan memojokkan dengan kasar.
Terakhir, "saya minta maaf apabila ada kata2 saya atau perilaku saya saat kajian ini menyinggung teman2 sekalian. wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh...."
"wa'alaikum salam warahmatulahi wabarakatuh" koor serempak dari seluruh pwenghuni ruangan.
dan tau apa yang terjadi? si siswa putri tersebut berdiri dan "mbaakk.. i lof u emmuaaachh"
temenku shock beristiqfar dan mengucao alhamdulillah.

well.., don't be fooled by the casing! Pemuda miskin dan berwajah kurang menarik mungkin lebih santun dan punya etika dibanding pemuda perlente dengan tentengan laptop dan i phone atau sebaliknya. Aku juga tidak bilang bahwa muslimaha berjilbab itu selalu berakhlak terpuji daripada wanita seksi, juga sebaliknya. Ini adalah pendapat pribadiku sendiri, muslimah berhijab setidaknya berusaha menjaga kehormatannya. Bukan berarti muslimah yang belum berhijab tidak berusaha menjaga kehormatannya. Aku belajar untuk tidak men-judge orang berdasar penampilan luarnya. Kadang kita sampai sinis dengan orang yang penampilannya jauh dari sempurna

Bahkan Rasulullah SAW ditegur Allah SW ketika beliau memalingkan wajahnya dari seorang sahabat yang buta. 

Dalam suatu riwayat dikemukakan bahwa firman Allah S.80:1 turun berkenaan dengan Ibnu Ummi Maktum yang buta yang datang kepada Rasulullah saw. sambil berkata: "Berilah petunjuk kepadaku ya Rasulullah." Pada waktu itu Rasulullah saw. sedang menghadapi para pembesar kaum musyrikin Quraisy, sehingga Rasulullah berpaling daripadanya dan tetap mengahadapi pembesar-pembesar Quraisy. Ummi Maktum berkata: "Apakah yang saya katakan ini mengganggu tuan?" Rasulullah menjawab: "Tidak." Ayat ini (S.80:1-10) turun sebagai teguran atas perbuatan Rasulullah saw.
(Diriwayatkan oleh at-Tirmidzi dan al-Hakim yang bersumber dari 'Aisyah. Diriwayatkan pula oleh Ibnu Ya'la yang bersumber dari Anas.)
   

wallahua'lam...

1 komentar: